Page 25 - Peduli Lingkungan dan Tanggap Bencana
P. 25
Pada konsep pantheisme dan media lingkungan
hidupp masyarakat Hindu melakukan berbagai
aktivitas ritual maupun non ritual dalam upaya
mewujudkan rasa bhakti kepada Hyang Kuasa. Eko-
teologi juga memberikan kesempatan untuk
menjaga dan mengembangakan kelestarian
lingkungan sekaligus melakukan pelaynan dan
pengabdian terhadap Tuhan bagi kehidupan
religius manusia Hindu (Gaduh, 2010).
4. Islam
Surah Asyu’ara ayat 183 menjelaskan bahwa Allah
telah menundukkan untuk umat manusia apa-apa
yang ada di Bumi dan langit untuk bisa
dimanfaatkan oleh mereka. Tanah yang gembur
dan tak berbentuk mampu diolah oleh manusia
menjadi berbagai macam benda, rumah, menara,
hingga gerabah untuk alat-alat masak dan lain
sebagainya. Tidak hanya tanah yang nyata-nyata
lunak. Namun, Allah juga menundukkan besi untuk
manusia. Dari besi, manusia bisa membuat macam-
macam alat yang tak terhitung jumlahnya. Hal ini
terdapat dalam ayat Al- Jatsiyah ayat 13. Ayat itu
adalah sebagai peringatan kepada manusia agar
tidak berlebihan dalam melakukan eksplorasi alam.
Segala bentuk eksplorasi harus memenuhi syarat
tertentu yang telah ditetapkan agar kerusakan
alam tidak terjadi. Lingkungan alam yang terjaga
tentu akan dapat diwariskan kepada generasi
sesudah kita semua.
Berbuat kerusakan ini telah disebutkan oleh Allah
dalam firman-Nya surat al-A’raf ayat 56 yang
memiki arti “Dan janganlah kamu berbuat
kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan
baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan
penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat
dekat kepada orang yang berbuat kebaikan”.

