Page 26 - Peduli Lingkungan dan Tanggap Bencana
P. 26
Merawat alam adalah kunci dekat dengan rahmat
Allah Swt. Dengan demikian Allah telah meletakkan
dasar etika bergaul dengan alam. Yaitu
menghindari kerusakan yang ada di muka bumi.
Sementara itu, kata terdapat 9 Ayat Al Quran
yang Jadi Dalil Larangan Berbuat Kerusakan di
muka bumi. Adapun ayat tersebut terdapat pada
Surah Al Baqarah Ayat 11, 12, 30 dan 60; Al-A’raf
ayat 56 dan 85; Al Qasas 77; Ar Rum 41; Yunus 41 .
Kalimat “janganlah berbuat kerusakan di muka
bumi diulang sebanyak empat kali dalam Al Quran.
Kemudian di surat Al-A’raf ayat 56 dan 85 menjadi
tanda batas eksplorasi manusia atas alam semesta.
Dalil Allah yang menyatakan bahwa dengan tidak
membuat kerusakan di muka Bumi maka Allah
menjanjikan rahmat, dan kebaikan-Nya. Terlebih
dalam ayat ke-85 kata “janganlah berbuat
kerusakan di muka bumi” didahului dengan
perintah kepada manusia untuk memenuhi
timbangan. Disini, nampak bahwa keseimbangan
ekosistem alam semesta berada di tangan manusia
yang wajib dijaga.
5. Katolik
Katolik meyakini bahwa Allah telah menciptakan
menusia seturut dengan citra-Nya, segambar
dengan rupa dia. Sehingga manusia dianugerahi
akal budi dan rasa tanggung jawab untuk menjaga
bumi dan seluruh isinya. Sebagaimana yang
difirmankan oleh Tuhan, “Beranak cuculah dan
bertambah banyak, penuhilah bumidan
taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan dilaut
dan burung-burung di udara dan atas segala
binatang yang merayap di bumi” (Kejadian 1:28).

